ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Tata Cara Niat Puasa Ramadan Versi Imam Syafii dan Imam Malik

Rabu, 20 Maret 2024


 Repost by Instagram Account Bimas Islam Kemenag RI (@bimasislam)

Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa menurut Imam Syafii dan ulama Syafifah, niat puasa Ramadan wajib dilakukan setiap malam selama bulan puasa. Hal ini karena setiap satu hari di Bulan Ramadan merupakan ibadah mustaqillah (independen), tidak dapat dikaitkan dengan hari sebelumnya tau setelahnya. Mereka berpendapat bahwa niat puasa Ramadan wajib dilakukan setiap malam dan di waktu malam, dimulai sejak waktu Maghrib tiba hingga waktu Shubuh. Menggabungkan niat hanya di awal malam hari pertama bulan Ramadan untuk seluruh puasa selama satu bulan dinilai tidak cukup. Begitu juga melakukan niat puasa di waktu siang setelah waktu Shubuh, maka niatnya dinilai tidak sah. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Kasyifatus Saja berikut:

"Jika seseorang berniat pada malam pertama bulan Ramadan untuk puasa seluruh bulan Ramadan, maka hal itu tidak cukup kecuali untuk hari pertama saja. Dalam kitab Hasyiatal Qalyubi wa 'Umairah juga disebutkan sebagai berikut: "Melakukan niat setiap malam menurut kami (ulama syafiiyah), seperti juga ulama Hanabilah dan ulama Hanafiyah, meskipun ulama Hanafiyah membolehkan niat di waktu siang. Hal ini karena setiap satu hari merupakan ibadah tersendiri."

Sementara menurut Imam Malik dan ulama Malikiyah, niat puasa Ramadan tidak wajib dilakukan setiap malam selama bulan Ramadan tidak wajib dilakukan setiap malam selama bulan Ramadan, melainkan cukup dilakukan hanya di malam pertama saja untuk puasa selama satu bulan penuh. Tidak perlu memperbarui biat setiap malam karena semua hari di bulan Ramadan seperti halnya satu hari, sebagaimana tidak perlu juga memperbarui niat dalam setiap rakaat shalat. Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Muqaddimat Al-Mumhidat berikut: "Sebulan penuh Ramadan seperti halnya satu hari karena tidak diselingi waktu lain yang sah berpuasa selain puasa Ramadan. Karena itu, cukup berniat di malam pertama saja dan hukum niat tersebut tetap berlaku untuk malam-malam berikutnya sehingga tidak butuh memperbarui niat setiap hari. Sebagaimana shalat  yang hanya wajib berniat di awal shalat saja, dan tidak wajib memperbaruinya di setiap rukun-rukun shalat."

https://www.instagram.com/p/CNohzLUsetf/?igshid=svgamjql29jt

Share This :

0 Comments