Kewajiaban sebagai seoarang muslim adalah melaksanakan sholat lima waktu dalam sehari semalam. Namun pernahkah kita mengalami kesulitan saat akan melakukan kewajiban sholat tersebut. Saat mendaki di tengah hutan misalnya, dengan pakaian yang telah kotor terkena najis dan tidak ada pakaian lain yang suci, ditambah wudhu pun tidak mampu karena air tidak terjangkau, tayamum tidak bisa karena tanahnya basah dan lembab. Atau sewaktu dalam perjalanan kereta api yang lama sampai memakan waktu dua sholatan atau lebih, untuk sekedar berhenti sholat di stasiun khawatir tertinggal sedang didalam kereta api tidak memungkinkan untuk menghadap ke kiblat ataupun berdiri rukuk dan sujud dengan sempurna.
Dalam keadaan seperti itu sering fikiran kita bimbang antara kita sholat namun tidak menuhi syarat sah sholat, disisi lain jika sholat kita tinggalkan hal itu tidak dibenarkan. Maka sholat lihurmatil wakti adalah jawabanya, nampun apa sebenarnya sholat lihurmatil wakti tersebut dan bagaimana tatacaranya berikut penjelasanya.
Definisi Makna
Kalimat "sholat lihurmatil wakti" terdiri dari empat suku kata
yaitu
1. Sholat "الصلاة " yang secara
bahasa bermakna do'a "الدعاء" dari asal kata
"صلّى - يصلّي adapun secara istilah
syar'iyah adalah serangkaian ucapan dan gerakan tertentu yang diawali dengan
takbir dan dan diakhiri dengan salam beserta syarat-syarat tertentu.
"أقوال وأفعال مفتتحة بالتكبير ومختتمة
بالتسليم بشروط مخصوصة"
2. Lam "ل" berstatuskan
huruf jer yang bermakna ta'lil "التعليل"
yakni menjelaskan sebab dan tujuan untuk sesuatu yang disebutkan sebelumnya.
3. Hurmah "حرمة" dari asal kata حرُم و يحرُم dapat bermakna sesuatu yang terlarang الإمتناع, tidak boleh
dicederai "ما لايحل انتهاكه dan juga dapat
diartikan sebagai sebuah kemulyaan dan penghormatan atas sesuatu الإحترام أو
المهابة.
4. Waktu "الوقت" berasal dari kata kerja وقَت - يقِت yang bermakna kententuan atau pembatasan التحديد, secara istilah yakni kadar tertentu dari masa atau zaman "المقدار من الدهر أو الزمان"
Maka dapat diartikan sholat lihirmatil wakti adalah sholat yang dikerjakan karena mengormati atau supaya tidak mencederai waktu sholat.
Adapun secara istilah sholat lihirmatil wakti adalah sholat fardhu yang
dilaksanakan sewaktu seseorang tidak bisa memenuhi syarat sah sholat atau
rukunya. diantarnya adalah
1. Badan suci dari najis dan hadats.
2. Menutup aurat dengan pakaian suci.
3. Melaksanakan di tempat suci.
4. Mengetahui masuknya waktu.
5. Menghadap kiblat.
Begitu pula jika keadaan tidak mengizinkan untuk berdiri rukuk dan sujud dengan sempurna.
contoh niat sholat lihurmatil wakti
أصلي فرض العصر لحرمة الوقت لله تعالى
Adapun seseorang yang melaksanakan sholat lihurmatil wakti harus
baginya mengulangi kembali sholatnya
ketika telah bisa memenuhi syarat sah atau rukunnya sholat dengan sempurna.
Dan seandainya orang tersebut meninggal sebelum mampu mengulangi sholatnya
maka tidak ada tanggungan baginya.
Kontributor : Iqbal
Refrensi:
Kamus Al-Mu'jam Al-Wasith
Hasyiah Al-Bajury ala fathil qorib
Hasyiyah I'anatut Tholibin ala Fathul M'in
Raudhotut Tholibin li Syekh An-Nawawi
Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzab
0 Comments